Deklarasi Stockholm 1972 | Sejarah Tentang Isu Lingkungan Hidup
DEKLARASI STOCKHOLM 1972 – Pada beberapa tahun terakhir ini, kita mungkin sering mendengar tentang isu-isu yang terkait dengan pembangunan dan dampaknya terhadap lingkungan hidup. Tapi tahukah kalian bahwa topik ini dibahas bertahun-tahun yang lalu di meja PBB?
Ya, salah satunya yang mengawali munculnya pembahasan tentang lingkungan hidup adalah pada Deklarasi Stockholm 1972. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas terkait Deklarasi Stockholm dan apa saja rumusan yang dihasilkan dari konferensi tersebut terkait hukum lingkungan. Simak penjelasan berikut ini.
Uraian Singkat Mengenai Deklarasi Stockholm 1972
nasional.kompas.com
Deklarasi Stockholm atau yang dikenal sebagai Deklarasi PBB terhadap lingkungan manusia. Sesuai dengan namanya, konferensi ini disahkan di kota Stockholm, Swedia.
Latar Belakang
Dewan Ekonomi dan Sosial PBB mengadakan peninjauan terhadap hasil-hasil gerakan dasawarsa pembangunan Dunia 1 (tahun 1960-1970). Hal inilah yang melatarbelakangi terjadinya Deklarasi Stockholm yang akan berguna untuk membuat strategi di tahun selanjutnya.
Terkait tentang masalah lingkungan hidup, wakil dari Swedia memberikan saran untuk menyelenggarakan suatu konferensi internasional tentang lingkungan hidup. Akhirnya disepakatilah pada tanggal 5-16 Juni 1972 sebuah Deklarasi yang dilaksanakan di kota Stockholm, yaitu Deklarasi Stockholm.
Pada konferensi ini dilakukan pembahasan tentang masalah yang dihadapi oleh negara maju maupun negara berkembang terkait pembangunan dan lingkungan hidup. Bagi negara maju, persoalan yang terkait dengan pembangunan tidak menjadi masalah, tetapi fkctor utamanya adalah pada lingkungan hidup.
Namun, untuk negara berkembang persoalan tersebut menghasilkan dua pilihan yang sulit. Pertama mempercepat pembangunan yang berdampak pada tumbuhnya ekonomi, sementara pada pilihan yang lain kelestarian harus tetap dijaga. Sehingga pada konferensi tersebut dibahas solusi dari berbagai permasalahan yang ada.
Hasil Deklarasi Stockholm
jabarnews.com
Dari Deklarasi Stockholm didapatkan 26 poin utama mengenai isu lingkungan dan pembangunan, yaitu :
Hak asasi manusia harus ditegakkan, segala macam apharteid dan penjajahan harus dihapuskan.
Menjaga sumber daya alam.
Kapasitas bumi untuk menghasilkan energi terbarukan haruslah dilestarikan.
Menjaga kelestarian satwa liar.
Segala bentuk sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui harus dibagi dengan adil dan tidak untuk dihabiskan.
Polusi yang terjadi tidak boleh melebihi batas dimana lingkungan bias membersihkan polusi secara alami.
Mencegah kemungkinan adanya polusi yang membahayakan laut.
Pembangunan dibutuhkan untuk meningkatkan lingkungan.
Kesadaran bahwa perlunya mendampingi negara-negara berkembang.
Negara-negara berkembang memerlukan ekspor yang wajar untuk mengelola lingkungan.
Adanya kebijakan lingkungan tidak boleh menghambat suatu pembangunan.
Negara-negara berkembang memerlukan biaya untuk mengembangkan pemeliharaan lingkungan.
Rencana pembangunan yang terintegrasi dengan baik sangat dibutuhkan.
Perencanaan harus rasional yang berguna untuk menyelesaikan konflik antara pembangungan dan lingkungan.
Masalah pemukiman penduduk harus direncanakan dengan baik untuk menghapus masalah-masalah terkait lingkungan.
Pemerintah sudah seharusnya merencanakan kebijakan populasi penduduknya dengan baik dan teratur.
Lembaga-lembaga nasional harus merencanakan pembangunan terhadap sumber daya alam negara.
Penggunaan teknologi dan sains digunakan untuk meningkatkan lingkungan.
Pendidikan terkait lingkungan menjadi hal yang penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.
Penelitian mengenai lingkungan sudah seharusnya dipromosikan, terutama bagi negara-negara berkembang.
Negara-negara diperbolehkan untuk mengeksploitasi sumber daya mereka, tetapi tidak boleh sampai membahayakan atau memberi dampak buruk bagi yang lain.
Kompensasi diperlukan jika sebuah negara dalam keadaan yang berbahaya.
Setiap negara diharuskan untuk membuat standar mereka masing-masing.
Diharuskan untuk saling kerja sama terutama terkait masalah-masalah internasional.
Organisasi internasional harus membantu dalam meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain menghasilkan 26 poin di atas, pada deklarasi ini juga dihasilkan rekomendasi Action Plan dan beberapa resolusi penting.
Pada saat itu terdapat beberapa negara yang menyampaikan masukan. Salah satunya adalah Perdana Menteri Indira Gandhi, perwakilan dari India menyampaikan terkait hubungan mengurangi kemiskinan dengan perlindungan lingkungan.
Nah, itu tadi adalah sekilas tentang Deklarasi Stockholm 1972 yang menjadi peristiwa bersejarah bagi hukum lingkungan. Sekian informasi kali ini, semoga bermanfaat!
Keyword: Deklarasi Stockholm 1972
Related Posts:
Contoh Khutbah Nikah Beserta Isi dan Wejangan Pernikahan Khutbah Nikah - Inti dari sebuah penyelenggaraan pernikahan terletak pada prosesi akad nikah. Dimana dengan akad nikah inilah kedua pasangan akan sah menjadi suami istri, karena di dalam akad nikah…
Sistem Tata Surya, Pengertian, Teori, Unsur, Dll Terlengkap Sistem Tata Surya - Dunia yang dihuni manusia sekarang ini memungkinkan pengetahuan dan ilmunya yang senantiasa berkembang. Orang zaman dahulu mengira bahwa dunia yang mereka huni merupakan satu-satunya tempat yang…
40+ Alat-Alat Laboratorium Beserta Pengertian,… Alat-alat Laboratorium - Laboratorium digunakan sebagai tempat praktik seseorang dalam mendalami suatu ilmu termasuk ilmu pengetahuan alam seperti kimia, biologi, fisika. Pada lembaga pendidikan dari tingkat sekolah menengah pertama sampai…
13 Bagian-Bagian Mikroskop (Cara Menggunakan, Jenis… Bagian-Bagian Mikroskop - Seperti yang kita ketahui bahwa alam semesta ini terdiri dari bermacam-macam unsur termasuk mikroorganisme yang tak dapat dilihat secara kasat mata. Oleh karenanya ilmuwan membuat sebuah alat…
Kumpulan Doa Nabi dan Rasul yang Ada dalam Al Quran Doa Para Nabi - Manusia merupakan makhluk yang lemah dan tidak mempunyai daya dan upaya. Tidak hal yang bisa dilakukan oleh manusia tanpa bantuan dan kehendak Allah SWT. Namun karena…
Pengertian Tata Ruang: Konsep dan Pentingnya untuk… Tata ruang, atau dikenal juga sebagai perencanaan tata ruang, adalah suatu konsep yang berkaitan dengan desain dan pengaturan ruang secara efektif dan efisien. Konsep ini penting dalam pengembangan kota dan…
Profil Provinsi Bali | Peta, Logo, Nilai Budaya dan… Profil Provinsi Bali - Bali adalah salah satu provinsi di Indonesia. Ibu kota dari Bali adalah Denpasar. Mengenai luas wilayah, provinsi ini memiliki luas wilayah kurang lebih 5.780,06 km2 dengan…
Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar… Penulisan Daftar Pustaka - Dalam penulisan karya ilmiah tentu ada banyak hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah sistematika penulisan. Sistematika penulisan tersebut berbeda-beda bergantung pada bentuk karyanya , apakah…
Kritik Konstruktif dan Saran untuk Laboratorium Laboratorium adalah tempat yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan dan penelitian, dimana di dalamnya berbagai aktivitas eksperimen dan praktikum dilakukan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif sangat diperlukan…
Profil Provinsi Nusa Tenggara Barat | Sejarah, Logo… Profil Provinsi Nusa Tenggara Barat - Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu provinsi yang berada dalam wilayah NKRI. Letaknya sangat strategis berada di tengah-tengah lalulintas pelayaran Aceh dan Kupang, yang…
Mendapatkan Gaji Halal Sesuai Sunnah: Pemahaman… Dalam islam, upah yang pantas dan adil bagi karyawan menjadi sebuah topik penting yang sering dibahas. Oleh karena itu, hadits tentang gaji karyawan dimaksudkan agar pengusaha memahami pentingnya memberikan upah…
Pengertian dan Contoh Asas Hukum: Dasar-dasar Hukum… Asas hukum adalah prinsip-prinsip dasar di dalam sistem hukum yang harus dipatuhi oleh semua pihak yang terkait. Contohnya seperti asas keadilan, asas legalitas, asas kepastian hukum, dan sebagainya. Setiap negara…
Profil Provinsi Sulawesi Tengah | Sejarah,… Profil Provinsi Sulawesi Tengah - Sulawesi Tengah merupakan provinsi yang ada di tengah Pulau Sulawesi di Indonesia. Provinsi ini memiliki Ibukota di Kota Palu. Wilayah provinsi ini memiliki luas 61.841,29…
Kritik dan Saran untuk Membantu Guru Meningkatkan… Hari ini, kita akan membahas tentang contoh kritik dan saran yang dapat diberikan kepada guru. Kritik dan saran ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pengajaran guru dan membantu mereka untuk menjadi…
Panduan Bacaan Tahlil Lengkap (Arab, Latin, Terjemahan) Belakangan ini banyak bermunculan organisasi-organisasi Islam di Indonesia yang menimbulkan pro dan kontra. Misalnya, tidak sedikit ormas yang mempermasalahkan amaliah-amaliah yang sudah ada sejak lama. Seperti persoalan bacaan tahlil, kini…
Pengertian, Sistem dan Manajemen Agribisnis [LENGKAP] Pengertian, Sistem dan Manajemen Agribisnis - Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai banyak hal berkaitan dengan agribisnis. mulai dari pengertian agribisnis dan sistem agribisnis, manajemen agribisnis, manajemen produksi agribisnis, pemasaran dan…
Pengertian Hak Asasi Manusia Beserta Sejarah, Macam,… Jika dijabarkan secara umum, pengertian hak asasi manusia adalah suatu kewenangan atau kekuasaan dalam berbuat sesuatu. Namun hak juga haruslah dibatasi atas dasar hukum. Kita tidak boleh melakukan hal yang…
Pengertian Sistem Hukum dan Unsur-Unsur Pembentuknya… Pengertian Sistem Hukum – Setiap negara di dunia pasti memiliki tatanan sistem hukum, seperti halnya Indonesia yang menganut sistem hukum rule of law. Merupakan penggabungan prinsip hukum dari Roma-Belanda dan…
Profil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Profil Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) - Seperti yang sudah kita ketahui bersama, negara kita Indonesia dulunya memiliki 27 provinsi. Namun seiring dengan perkembangan yang ada saat ini, ada 6…
Konferensi Meja Bundar, Sejarah Terjadinya serta… Konferensi Meja Bundar (KMB) diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus hingga 31 Oktober 1949 di Den Haag, Belanda. Dinamakan Konferensi Meja Bundar karena bentuk tatanan venue KMB yang membundar mengikuti susunan…