Khutbah Jumat Bahasa Sunda – Khutbah jumat adalah ceramah yang disampaikan oleh khatib pada saat sholat jumat.
Tidak seperti shalat yang diwajibkan menggunakan bahasa Arab khutbah jumat malah sebaliknya.
Meskipun bagian dari sholat jumat khutbah dianjurkan memakai bahasa yang dimengerti oleh para jamaah.
Khutbah Jumat Bahasa Sunda
Khatib bisa menyampaikan isi ceramah menggunakan bahasa apapun yang dikuasainya dan tentunya dimengerti oleh jamaah.
Baik itu Bahasa Indonesia, bahasa internasional, hingga bahasa daerah sekalipun.
Beberapa masjid di Indonesia memang ada yang menyampaikan khutbah jumat menggunakan bahasa daerahnya masing-masing.
Hal ini diperbolehkan mengingat jamaah haruslah mengerti dan bisa mengambil manfaat dari apa yang disampaikan oleh khatib.
Rukun Khutbah
Meskipun isi dari khutbah jumat boleh disampaikan dnegan bahasa apapun, rukun khutbah jumat tetap harus disampaikan menggunakan bahasa Arab.
Berikut ini rukun dari Khutbah Jumat.
1. Membaca hamdalah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah. Pujian kepada Allah harus diucapkan agar rahmat Allah senantiasa tercurahkan kepada semuanya.
2. Mengirim shalawat serta salam kepada baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
3. Melafalkan dua kalimat syahadat
4. Mengajak untuk bertaqwa kepada Allah subhanahu wa ta’aalaa. Kalimatnya seperti berikut ini:
يا ايهالذي ن امن اتقالله حق تقاته ولا انتم مسلمون
“Yaa ayyuhalladziina aamanuu ittaqullaaha haqqa tuqaathi wa laa tamuutunna ilaa wa antum muslimuun.”
5. Membaca ayat suci Al Quran pada isi khutbahnya yang sesuai dengan tema khutbah.
Rukun khutbah harus didengar oleh jamaah laki-laki sekurang-kurangnya 40 orang jamaah baik di khutbah pertama maupun kedua.
Teks Khutbah Jumat Bahasa Sunda
Setelah rukun khutbah khatib bisa menyampaikan isi khutbah menggunakan bahasa yang dimengerti jamaahnya. Contohnya saja khutbah berbahasa sunda berikut ini:
(Membuka dengan salam dan rukun khutbah)
Saestuna Allah Subhanahu wa Ta’ala muji abdi-abdi hatur nuhun. Tapi eta pisan sakedik abdi-abdi Allah Ta’ala nyarios:
وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ….
“…. sareng saeutik abdi abdi anu nganuhunkeun.” [QS. Saba: 34]
Allah subhanahu wa ta’ala jangji bakal masihan syukur ka jalma anu nganuhunkeun, Allah firmankeun ku QS. Ibrahim: 7
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ ….
“…. seueur, upami anjeun bersyukur, pasti Kami bakal nambihan (nikmat) ka anjeun, sareng upami anjeun mungkir (nikmat kuring), maka saestu siksa abdi sakit pisan.”
Isi Khutbah
Bersyukur pikeun nikmat Alloh butuh kakuatan iman. Kusabab sabenerna nikmat ieu sering diabaikan. Seueur jalma anu dipasihkeun ku Allah subhanahu wa ta’ala nikmat, henteu caket ka Allah. tapi salajengna anjeunna ka Gusti. Al Imam Ibnul Qayyim rahimahulla nyebutkeun yen syukur boga harmoni.
Rukun anu kapisan, ngakuan kalayan ati urang yen nikmat ieu ti Allah subhanahu wa ta’ala. Henteu siga batur anu sombong anu ngganggap keinginana mangrupikeun hasil tina upaya, kusabab kapinteranna, kusabab kaahlianna, pangabisa anjeun dina bisnis sahingga anjeunna henteu ngajantenkekun ka Allah.
Kadua, cenah kalayan pujian lisan sareng sukur ka Gusti. Kusabab nyatana anjeunna terang sareng yakin yen hiji-hijina anu masihan kaseueuran nyaeta Allah SWT. Henteu janten bos, atanapi saha wae, anjeunna yakin yen panyadia harta ngan ukur Gusti. Jadi anjeunna muji ka Allah, anjeunna muji Allah pikeun sagala nikmat anu dipasihkeun ku Gusti.
Anu rukun katilu nyarioskeun Ibnu Qayyim nyaeta ngagunakeun nikmat ieu pikeun nurut ka Gusti. Urang nganggo ponsel urang pikeun nurut ka Gusti Allah, kami nganggo kandaraan kami pikeun nurut ka Allah, bahkan lima indra urang mangrupikeun nikmat anu Lumayan.
Urang nganggo panon urang pikeun ningali naon anu disukuhan ku Gusti. Kuping urang pikeun ngadengerkeun naon anu dipikanyaah ku Gusti. Kami nganggo hate urang kana ngarti ayatNa, kami nganggo alesan anu dipasihan ngarti ayat-ayat Allah anu diturunkeun ku Allah ka Urang. Henteu nolak ayatNa.
Demikian penjelasan kami mengenai Khutbah jumat bahasa sunda. Semoga bermanfaat.
Related Posts:
- Angka Dalam Bahasa Arab (Contoh Penulisan dan Cara Bacanya) Angka dalam Bahasa Arab memiliki jumlah yang sama dengan angka yang biasa kita gunakan. Penulisannya pun sama dengan penulisan angka biasa karena memang angka yang kita pakai sekarang ini berasal…
- Tugas Malaikat Nakir (Golongan yang Terbebas dari… Tugas Malaikat Nakir - Seorang muslim yang beriman tentu mengimani adanya alam barzah seperti halnya kita mengimani adanya hari akhir (kiamat). Di alam barzah inilah ruh yang meninggalkan jasadnya akan…
- Doa Sholat Hajat Beserta Tata Cara dan Keutamaannya Sholat hajat merupakan salah satu dari sekian banyak amalan sholat yang hukumnya sunnah untuk dilaksanakan. Terutama bagi orang-orang yang memohon kepada Allah SWT agar mengabulkan keinginan (hajat) mereka. Dalam doa…
- Suku Aceh | Kisah Etnis Masing-Masing Daerah di Aceh Suku Aceh - Aceh dikenal sebagai Kota Serambi Mekah karena dahulu dijadikan tempat persinggahan jamaah haji dari Nusantara sebelum berlayar ke Mekkah. Begitu juga sebaliknya saat jamaah haji akan kembali…
- Doa Agar Terhindar Dari Virus Corona Lengkap dan Shahih Doa Terhindar Virus Corona – Doa agar terhindar dari Virus Corona mungkin adalah doa yang paling banyak dicari dan dilafadzkan masyarakat belakangan ini. Seperti yang telah kita ketahui dunia kini…
- Khutbah Idul Fitri Singkat tentang Kembali Kepada Fitrah Khutbah Idul Fitri – Idul Fitri merupakan hari raya atau hari besar Umat Islam. Hari besar ini jatuh tepat pada tanggal 1 Syawal setiap tahunnya. Peringatan Hari Raya Idul Fitri…
- Kata Serapan Beserta Penulisannya (Penjelasan Lengkap) Kata serapan merupakan kosakata dalam Bahasa Indonesia yang diserap atau asal katanya berasal dari kosakata bahasa asing. Bisa juga dikatakan sebagai kata saduran atau kata pungutan, dimana asal katanya merupakan…
- Bacaan Manasik Haji (Arab, Latin dan Terjemahan) Manasik haji merupakan sebuah latihan atau peragaan tata cara ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Saat melakukan manasik haji para peserta akan diberitahu tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. Bacaan manasik…
- Biodata Bahasa Arab Beserta Contohnya (LENGKAP) Biodata Bahasa Arab atau biodata yang ditulis dalam bahasa Arab tak jauh berbeda dengan biodata pada umumnya. Tentu saja penulisan atau isinya tertulis dalam bahasa Arab dengan huruf hijaiyah. Biodata…
- Belajar Bahasa Arab dengan Mudah Bagi Para Pemula Belajar bahasa Arab sangatlah mudah dan tidak sesulit yang kita bayangkan. Bahkan Bahasa Arab lebih gampang dipelajari daripada Bahasa Mandarin yang notabene merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.…
- Perbedaan Masjid dan Mushola (Sifat dan Tempatnya) Perbedaan masjid dan mushola terletak pada sifatnya. Jika masjid memiliki sifat tetap bukan untuk sementara, maka sebaliknya dengan mushola yang sifatnya sementara. Kebanyakan orang mengartikan masjid sebagai tempat untuk menunaikan…
- Pengertian Itikaf (Waktu, Syarat, Rukun dan Keutamaannya) Pengertian itikaf secara bahasa adalah berdiam diri. Kata itikaf atau i’tikaf, iktikaf, berasal dari Bahasa Arab akafa (اكف) yang berarti menetap, mengurung diri, atau menghalangi itulah pengertian itikaf secara bahasa.…
- Contoh Khutbah Nikah Beserta Isi dan Wejangan Pernikahan Khutbah Nikah - Inti dari sebuah penyelenggaraan pernikahan terletak pada prosesi akad nikah. Dimana dengan akad nikah inilah kedua pasangan akan sah menjadi suami istri, karena di dalam akad nikah…
- Arti Tafadhol dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari Arti Tafadhol - Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya, adat, seni, dan bahasa daerah. Dari ujung Sabang sampai Merauke memiliki bahasa daerahnya masing-masing. Keistimewaan nusantara ini juga tak lepas…
- Arti Lier dalam Bahasa Sunda Adalah: Mengenal Makna… Apakah kamu pernah mendengar kata Arti Lier dalam Bahasa Sunda? Mungkin bagi beberapa orang kata tersebut terdengar asing karena tidak umum digunakan sehari-hari. Namun, bagi masyarakat Sunda, kata Arti Lier…
- Negeri atau Negri, Mana yang Benar dalam Penulisan? Ketika menulis tentang daerah tertentu di Indonesia, kita mungkin sering merasa kebingungan dalam memilih antara "negeri" atau "negri". Kedua kata tersebut seringkali dipakai secara bergantian, meski sebenarnya memiliki makna yang…
- Bacaan Surat Al Kahfi (Sejarah, Keutamaan, Sunnah dan Isi) Bacaan Surat Al Kahfi - Surat al – kahfi merupakan salah satu surat yang memiliki keagungan tersendiri di dalam Al – Quran. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai sejarah Ashabul…
- Khutbah Idul Adha Singkat (Memaknai Hari Raya Idul Adha) Khutbah Idul Adha - Idul Adha merupakan hari raya penting bagi Umat Islam. Dimana pada hari tersebut Umat Islam yang mampu melaksanakan Rukun Islam yang kelima, yaitu berhaji. Hari raya…
- Pengertian Sholat (Hukum, Rukun, Syarat Wajib dan Sah) Pengertian Sholat - Setiap muslim mempunyai kewajiban untuk melaksanakan ibadah sholat fardhu 5 waktu dalam sehari seperti yang sudah tertuang dalam rukun islam yang kedua. Sejak dari kecil kita sudah…
- Arti Na'am dan Contoh Penggunaan Katanya Arti Na'am - Assalamu’alaikum teman-teman! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai kata "Na'am" yang berasal dari Bahasa Arab. Bahasa Arab sangat erat kaitannya bagi orang Indonesia. Perlu diketahui…