Arti Ahlan Wa Sahlan Menurut Tatanan Ilmu Bahasa Arab
Arti Ahlan Wa Sahlan -Selain kaya akan bahasa daerah, Indonesia juga kaya akan ungkapan-ungkapan yang disadur dari bahasa asing, salah satunya bahasa Arab.
Karena mayoritas masyarakat di Indonesia beragama Islam, sehingga bahasa Arab juga berkembang cepat di negara ini.
Bahkan di beberapa sekolah Bahasa Arab dijadikan sebagai salah satu materi pelajaran.
Ada yang menjadikannya materi muatan lokal, ekstrakurikuler klub bahasa, atau sebagai mata pelajaran wajib siswa-siswi pada tingkatan tertentu.
Di tingkat universitas, di Indonesia pun terdapat jurusan dengan program studi Sastra Arab. Dimana program studi ini mengupas lebih dalam tentang bahasa Arab mulai dari akarnya.
Layaknya bahasa saduran lainnya, bahasa Arab sering digunakan dalam keseharian oleh masyarakat kita.
Terutama yang tinggalnya berdekatan dengan lingkungan sekolah Islam atau pesantren.
Kali ini kita akan membahas satu ucapan yang paling sering digunakan yaitu “Ahlan Wa Sahlan”.
Arti Ahlan Wa Sahlan
tebuireng.online
Dalam keseharian kalimat ini sering digunakan untuk menyambut kedatangan seseorang.
Misal ada teman bertamu ke rumah, maka kita sebagai tuan rumah akan mengatakan “Ahlan Wa Sahlan” kepada teman tersebut.
Nah, bisa ditebak dong arti Ahlan Wa Sahlan (أَهْلًا وَسَهْلًا) dari contoh tersebut. Ya benar, di Indonesia kalimat “Ahlan Wa Sahlan” diartikan sebagai ucapan “selamat datang”.
Sebuah kalimat penyambut tamu, dalam praktiknya tak harus datang ke rumah.
Namun kalimat ini bisa juga digunakan untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan, tahun baru Hijriyah, dan hal-hal yang bersifat “baru datang” lainnya.
Namun tahukah kamu bahwa secara harfiah arti Ahlan Wa Sahlan sesungguhnya bukanlah selamat datang?
Arti “Ahlan Wa Sahlan” Secara Etimologi
Jika dimaknai per kata maka arti ahlan wa sahlan bukanlah selamat datang.
Kalimat ini terdiri dua suku kata dan satu kata penghubung ‘wa’ (وَ) artinya “dan”. Yang pertama ‘ahlan’ yang berasal dari kata ‘ahlun’ (أهْلَ) yang artinya “keluarga”.
Berikutnya terdapat kata ‘sahlan’ (سَهْلًا), berasal dari kata ‘sahlun’ yang jika dimaknai secara bahasa artinya “mudah”.
Jika diartikan secara keseluruhan frasa ini berarti “keluarga dan kemudahan”.
Namun Ahlan wa Sahlan merupakan bentuk kalimat dimana terdapat kata yang dihilangkan. Dimana hal ini sering terjadi dalam ungkapan bahasa Arab.
Dalam versi lengkapnya ucapan “Ahlan wa Sahlan” yaitu ”laqiyta/shaadafta ahlan wa nazalta sahlan”. Yang artinya “engkau bertemu keluargamu dan engkau menerima kemudahan”.
Sehingga jika dirangkai dengan makna menurut istilah, maka arti ahlan wa sahlan adalah “saya menerima anda sebagai bagian dari keluarga kami dan kami menerima anda dengan mudah (tanpa mempersulit urusan-urusan anda”.
Pada akhirnya makna kalimat ini disederhanakan menjadi ucapan selamat datang saat menyambut tamu.
Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi “silahkan, jangan sungkan-sungkan” atau “silahkan, anggap saja rumah sendiri”.
Tentu saja kalimat-kalimat tersebut adalah ungkapan berbasa-basi untuk beramah-tamah kepada tamu. Tidak menyampaikan makna sesungguhnya secara bahasa.
Begitu pula dengan ungkapan ahlan wa sahlan, dimana diartikan secara sederhana dengan “selamat datang”.
Jawaban Ucapan Ahlan wa Sahlan
Sama halnya dengan kalimat kaifa haluk, jawaban untuk ungkapan ahlan wa sahlan dikembalikan kepada siapa subjek yang diajak bicara.
Seperti yang sudah kita ketahui di dalam bahasa Arab terdapat dhomir (kata pengganti) untuk masing-masing subjek.
Jawaban dari ungkapan ahlan wa sahlan secara umum adalah “ahlan bik” yang artinya “sama-sama atau selamat datang juga”. Maka jika berbeda objek menjadi:
1) “Ahlan bika” digunakan untuk subjek kamu laki-laki tunggal (anta)
2) “Ahlan biki” digunakan untuk subjek kamu perempuan tunggal (anti)
3) “Ahlan bikum” digunakan untuk subjek kalian laki-laki jamak (antum)
4) “Ahlan bikunna” digunakan untuk subjek kalian perempuan jamak (antunna)
Seperti yang kita ketahui percakapan menggunakan ungkapan ahlan wa sahlan ini terjadi antara subjek orang pertama dan orang kedua. Baik dalam bentuk tunggal maupun jamak.
Sehingga tidak ada dhomir untuk ungkapan untuk subjek orang ketiga ‘dia’ atau ‘mereka’.
Demikian penjelasan kami mengenai arti Ahlan Wa Sahlan. Semoga bermanfaat.
Related Posts:
Pengertian, Konsep dan Daftar Bidang Ekstrakurikuler Sekolah Pengantar Ekstrakurikuler - Pengantar Ekstrakurikuler sekolah harus benar-benar dipahami sebelum Ekstrakurikuler sekolah dibentuk. Dengan memahami ilmu pengantarnya, perumusan Ekstrakurikuler akan lebih tepat sasaran dan tepat guna. Maksudnya, kegiatan Ekstrakurikuler yang…
Arti Tadabbur Menurut Para Ulama Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti tadabbur secara bahasa adalah “merenung”. Sedangkan menurut istilah secara umum tadabbur adalah merenung untuk mengetahui maksud dan tujuan dari suatu peristiwa maupun ungkapan…
[Lengkap] Pengertian dan Pengantar Ilmu atau… Pengantar Ilmu atau Pelajaran Fisika - Fisika adalah cabang ilmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari gejala-gejala alam yang tidak hidup, atau mempelajari materi di lingkungan hidup dalam konteks ruang, waktu…
Cara Penulisan Gelar yang Baik dan Benar Beserta Contohnya Cara Penulisan Gelar - Penulisan gelar mungkin dianggap hal yang sepele, tetapi jika dicermati lagi banyak orang yang masih bingung terkait penulisan gelar tersebut. Selain karena banyaknya macam gelar yang…
Arti XIXIXI: Tahu Gak Bahasa Gaul Hits Saat Ini? Hai, kalian pasti sering banget mendengar kalimat "Arti xixixi dalam bahasa gaul adalah..." di lingkungan sekitar, kan? Arti xixixi yang sebenarnya sebenarnya adalah sebuah emoticon atau simbol wajah yang digunakan…
3 Cara Cepat dan Efektif Belajar Bahasa Inggris Siapa yang tidak ingin bisa berbahasa inggris dengan cepat dalam waktu yang singkat? Bagaimana cara cepat belajar bahasa inggris? Ternyata tidak hanya dalam hal kekayaan saja, dalam hal belajar bahasa…
Bahasa Arab Anggota Tubuh Beserta Artinya Bahasa Arab Anggota Tubuh - Masih bertanya-tanya kenapa bahasa Arab menjadi bahasa asing kedua (bahkan pertama) yang banyak digunakan di Indonesia? Karena mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Dimana bahasa…
Pengantar Pelajaran Bahasa Indonesia [Bacaan Lengkap] Pengantar Pelajaran Bahasa Indonesia - Berbicara tentang bahasa Nasional, kurang rasanya jika tidak membahas Bahasa Indonesia secara keseluruhan. Karena Bahasa Indonesia merupakan bahasa Nasional sebagai alat komunikasi yang wajib dimengerti…
Pengertian, Keutamaan dan Tujuan Menuntut Ilmu Pengertian Ilmu - Di jaman sekarang, begitu banyak kaum muslimin yang seolah-olah tidak tertarik dengan surga. Hal ini karena banyak dari mereka lebih mengikuti hawa nafsu dan mengingkari perintah-perintah yang…
Pengertian dan Konsep Dasar Praktik Pengajaran Pengertian Praktik Pengajaran Adalah merupakan salah satu konsep yang penting untuk dipahami oleh setiap guru dalam hal mengajar. Praktik pengajaran adalah proses dimana seorang guru mempraktikkan metode-metode pengajaran yang efektif…
Universitas Islam Indonesia (Kampus Islam Tertua Di… Universitas Islam Indonesia - Universitas Islam Indonesia atau yang biasa disebut UII merupakan salah satu universitas Islam swasta tertua yang ada di Indonesia. Kampus swasta yang berada di Yogyakarta ini…
Kamus Translate Bahasa Jawa (Contoh Kosakata, Situs… Kamus Translate Bahasa Jawa - Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman budaya sangat besar di dunia. Bahasa menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan karena beberapa kawasan di tanah air bukan…
Artis Korea Beragama Islam (Termasuk Influencer dan… Artis Korea Beragama Islam – Mendengar kata Korea yang ada di pikiran kebanyakan orang mungkin hanya drakor, K-pop, K-beauty, kimchi, dan agensi hiburan. Saat ini budaya Korea sudah semakin mendunia.…
Pengertian dan Makna Arti Cicing dalam Bahasa Sunda Arti cicing dalam bahasa Sunda adalah suatu ungkapan yang sering digunakan oleh orang-orang Sunda dalam kehidupan sehari-hari. Kata 'cicing' sendiri memiliki makna yang beragam, tergantung dari konteksnya. Namun, umumnya kata…
Pengertian Negara dan Fungsi serta Tujuannya Lengkap Pengertian negara - Negara, yang manusia hidup di dalamnya, berusaha sekuat tenaga untuk menghindari kehancuran. Begitulah pendapat yang pernah dikatakan oleh seseorang. Dalam menerjemahkan pengertian negara. Dalam kesempatan yang berbahagia…
Sejarah Peradaban Islam (Dari Masa Keemasan Hingga Sekarang) Sejarah Peradaban Islam – Peradaban Islam merupakan Peradaban yang termasyhur dan paling modern sebelum adanya peradaban Barat. Hal tersebut tak lain akibat adanya pengaruh dari para ilmuwan-ilmuwan Muslim. Pada masa…
Pengertian Agama | Jenis, Unsur-Unsur, Fungsi dan… Secara etomologi, kata Agama berasal dari Bahasa Sanskerta āgama (आगम) yang memiliki arti tradisi. Ada juga kata religi yang digunakan untuk menyatakan konsep agama ini. Religi sendiri berasal dari Bahasa…
Profil Provinsi Riau | Lambang, Sumber Daya,… Profil Provinsi Riau - Riau merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang terletak di kepulauan Sumatera dengan ibu kotanya Pekanbaru. Riau berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan (Timur), Sumatera Barat…
Keberagaman di Sekolah: Memahami dan Menghargai Perbedaan Di Indonesia, keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama adalah hal yang sangat khas. Di sekolah pun, keberagaman ini terlihat dengan adanya siswa-siswa dari berbagai latar belakang yang berbeda. Namun, seringkali…
Pengertian Sejarah Pendidikan Islam dan Kedudukannya Pengertian sejarah pendidikan Islam berbeda dengan sejarah kebudayaan Islam, meski pendidikan itu sendiri lahir dari sebuah kebudayaan dan peradaban. Sejarah pendidikan Islam juga disebut sebagai Tarikut Tarbiyah Islamiyah. Pengertian Sejarah…